Sri Mulyani Akan Membuat Perubahan Besar di STAN, Apa Itu Ya? -->

Sri Mulyani Akan Membuat Perubahan Besar di STAN, Apa Itu Ya?

Minggu, 19 Juli 2020

Sri Mulyani Akan Membuat Perubahan Besar di STAN, Apa Itu Ya?

Sumber foto: okezone.com

Mazkinnews.com- Sekolah Tinggi Akutansi Negara (STAN) adalah perguruan tinggi vokasi di lingkungan menteri keuangan yang menyelenggarakan pendidikan program Diploma di bidang keuangan negara sekarang dipimpin oleh Sri Mulyan sendiri.

Dikutip dari Detik.com, bahwa Menteri Keungan Sri Mulyan ingin mereformasi Politeknik Keungan Negara (PKN) atau Sekoah Tinggi Akuntasi Negara (STAN) menjadi kampus yang mampu mencetak pengelola keuangan terbaik di Indonesia. Reformasi atau rencana perubahan ini sudah diinginkan sejak lama menteri keuangan tersebut.

Keinginan lamanya ini disampaikan saat menjadi Pembicara kunci di acara Dies Natalis 5 PKN STAN secara virtual.

Sri Mulyani mengatakan rencana mereformasi atau perubahan pada Politeknik Keungan Negara (PKN) atau Sekoah Tinggi Akuntasi Negara (STAN) secara menyeluruh mulai dari bagian Kampus, Dosen, Kurikulum serta penerapan Teknologi baik dari fisik kampus itu sendiri maupun dalam pelaksanaan pemberian materi kuliah oleh dosen.

"Saya anggap perlu melakukan yang sangat besar, dan ini harapan saya dan saya titipkanagar transformasi atau perubahan STAN menjadi tulang punggung yang menghasilkan lulusan pengelola uang yang terbaik," Ujar Sri Mulyani, Sabtu (18/7/2020).

Transformasi STAN dikatakan oleh menteri keuangan sri mulyani harus dimulai pada tahun ini yaitu tahun 2020. Transformasi ini akan dilakukan karena Sekoah Tinggi Akuntasi Negara (STAN) tidak membuka pendaftaran mahasiswa baru pada tahun pelajaran 2020/2021.

Menurut Menteri Keungan itu yang pernah menjabat menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia, Transformasi di PKN STAN ini dikarenakan kondisi ekonomi dan keuangan negara berubah secara dinamis. Apalagi saat kondisi pandemi covid-19 melalui transformasi ini berharap para lulusan STAN tidak hanya mahir atau jag dalam hal Akuntansi tetapi juga jago menjadi perumus kebijakan.

Sri Mulyani Mau Membuat Perubahan Besar di PTN STAN, Apa Ya?

"Jadi tolong teman-teman yang ada di dalam PKN STAN jangan hanya sibuk mengajarkan mengenaai aturan pajak, pesan ini mengenaai perhitungan pajak, tapi policy perpajakan menjadi sangat luar biasa penting bagaimana kita akan melihat dalam kondisi ini untuk memberi insentif," Tambahnya.

Sebelumnya, Sri Mulyani meniadakan penerimaan mahasiswa baru PKN STAN pada tahun pelajaran ini. Hal ini karena demi memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 yang saat ini masih menimpa Tanah Air kita Indonesia. Peniadaan rekritmen PKN STAN ini juga tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 77 Tahun 2020tentang rencana strategis kementerian keuangan 2020 sampai 2024.

"Kebutuhan tahun ini kita dihadapkan pada situasi virus corona atau Coivid-19 dan rekrutmmen PKN STAN biasanya pelamar nyampai 150.000 orang yang tidak mungkin dilakukan testing yang akan menimbulkan resiko penularan covid-19 yang sangat besar. Apalagi dalam perekrutan STA ada beberapa tes fisik dan untuk tahun ini tidak mungkin terjadinya," Ujar Sri Mulyani di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu, (15/7/2020).

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi(KLI) Menteri Keuangan, Rahayu Puspasari beliah menegaskan bahwa moratorium rekrutmen STAN tidak berlangsung selama 5 tahun ke depan.

Menurut Rahayu Puspasari, proses rekrutmen mahasiwa STAn akan dikaji setiap tahunnya sesaui dengan konsep Transformasi atau perubahan pada tahun 2020.

"Pengembangan dilakukan sekarang lagi didesain konsepnya itu menjadi relevan tahun ini karena pandemik virus corona itu ditutup. Jadi pengembangannya dilakukan pada tahun ini, dan tahun ini tidak ada perekrutan," jelasnya.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi(KLI) Menteri Keuangan, Rahayu Puspasari menambahkan, Kebijakan minus growth yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan bukan berarti tidak merekrut, apalagi kebutuhan lulusan tidak hanya terus menerus bekerja di kementerian keuangan.